Belanja Bersama
Samstag, Juli 24, 2004
Mas Yahya cerita:
Sejak pagi hari hujan membasahi kota ini. Karena hari hari kemarin suhu cukup panas dengan ditambah sinar matahari yang terik sekali (iya lho..sampai sampai krey rumah ditutup semua ama ummi), karenanya suhu pagi ini cukup terasa dingin..brrrr. Sebenarnya sih ayah dan ummi sudah berencana mengajak kami semua ke Innenstadt, tapi berhubung lebih banyak hujannya di banding redanya, maka ayah membatalkan rencana jalan bareng ke luar rumah. "Nanti malah jadi sakit lagi nak" kata ayah ke mas yusuf. Iya ngga apa sih sebenarnya, so wie so besok kan kami memang sudah berencana sowan ke rumah pak de Gaguk; jadi ya ngga begitu kecewa dengan adanya pembatalan rencana ke Innenstadt. Semoga aja besok cuaca agak terang, jadi ayah dan ummi bisa ngajak kami sebelumnya ke Kebun Binatang. Kayanya terakhir kali musim dingin yang lalu deh yahya pergi ke sana. Siapa tahu kini udah ada binatang baru yang muncul di sana. Nanti deh, akan yahya tanya ke ayah bila ayah sudah ngga sibuk.
Agar kami ngga begitu kecewa, akhirnya ayah mengajak kami semua pergi berbelanja mingguan. Awalnya sih hanya mas yusuf yang ingin diajak ama ayah ke sana. Tapi kan yahya juga pengen ikut, makanya ketika mas yusuf ngambil perlengkapan baju dan celana ke luar rumah, yahya cepat cepat lari juga ke lemari untuk mengambil hal yang sama. Pas mas yusuf make segala celana dan bajunya, yahya juga ikutan. Makanya ketika mas yusuf udah rapih siap berangkat, yahya juga udah rapih :). Melihat kelakuan yahya, ummi jadi ngga tega kalau yahya tetep di tinggal di rumah sementara ayah dan mas yusuf pergi. "Ayah kita belanja bareng aja yuk" kata ummi ke ayah. Kebetulan dek Iie baru aja bangun dari bobonya, jadinya setelah ayah bilang setuju dan ummi mengganti baju dek Iie, kami barengan ke luar dari rumah untuk berbelanja.
Alhamdulillah hujan yang sedari pagi turun kini sudah mereda. Suhu yang dingin pun tidak begitu terasa setibanya kami di luar rumah. Segar sekali mencium bau tanah yang baru saja tersiram air hujan. Kami berjalan bersama menyusuri jalan yang masih terlihat basah. Bunga bunga yang kemarin sempat layu, jadi kembali berdiri segar. Tupai tupai pun berlari larian di antara batang batang pohon yang ada di halaman Burgschule. Angin semilir juga menemani kami selama perjalanan ke tempat tujuan. Tempat belanjanya sih tidak begitu jauh. Dengan berjalan kaki mungkin hanya butuh waktu 10 menit (kalo ummi jalan sendirian sih palingan hanya 6 menitan kali yaa). Emas yusuf jalan berdampingan dengan ayah sambil membawa trolley belanjaan yang masih kosong, sedangkan yahya naik Kiddyboard di Kinderwagen-nya dek iie yang sedang didorong oleh Ummi.
Sesampainya di sana, yahya sempat kesal deh. Ya soalnya emas yusuf selalu pengen yang membawa trolley belanjaan yang ada di toko, padahal yahya kan juga udah bisa membantu ummi dan ayah. Yahya sempat ngambek di sana, dan baru reda ketika ayah mencari jalan keluar "perebutan" ini, "Gimana kalau mas yahya duduk di trolley, dan emas yusuf yang ndorong" usul ayah. Dan kamipun setuju. Di sana seperti biasa emas yusuf ikut mencari cari barang belanjaan yang akan dibeli (tentu setelah diberi tahu ummi mana yang dapat diambil sendiri oleh emas), sementara ummi melihat lihat aneka produk tawaran mingguan dari supermarkt tersebut. Tidak berapa lama kemudian kami sudah ada di jajaran antrian di depan kasir, dan setelah membayar serta "beres-beres", kamipun kembali ke rumah.
Ummi sengaja mencari jalan pulang yang berbeda. Walaupun lebih jauh dari jalan yang tadi kami tempuh, tapi jalan pulang ini sebenarnya lebih menarik karena melewati panti jompo. Yahya senang melewati panti jompo ini, karena kadang kehadiran anak anak kecil yang melewati jalan di samping gedung panti jompo sambil melambaikan tangan, bisa menjadi hiburan oma opa yang biasanya sedang duduk di tepi jendela kamar mereka. Kasihan sekali mereka, mungkin mereka merasa kesepian ya. Sayang ketika pulang tadi cuaca agak mendung disertai turunnya hujan gerimis, sehingga kami tidak bisa menyapa dan ber "dada-dada" dengan oma opa yang biasanya setia membuka jendela kamar mereka. Mungkin lain kali ya oma.
Sesampainya di halaman rumah, hujan menjadi semakin deras. Emas yusuf segera menaiki tangga (hehehe biasa sih..emas yusuf tuh suka sekali jadi pemenang lomba sampai rumah, dan kalau sudah menang pasti bilang "ich habe gewonnen!!!" (aku menang!!), ayah membawa barang barang belanjaan dan ummi membawa dek iie sambil mengawasi yahya yang naik tangga sendirian. Ummi..ummi..yahya sudah besar ummi, juga sudah bisa naik ke atas sendiri. Yahya juga hati hati kok naik tangganya, ummi tunggu saja di depan pintu rumah di lantai empat, nanti yahya akan datang. Dan alhamdulillah kami semua sampai dengan selamat di rumah. Yahya ama emas yusuf mau bobo siang setelah makan, karena nanti sore mau janjian ama ayah nonton Formel 1 yang sedang berlangsung di Hockenheim :). Schoenes Wochenende alle zusammen!.
*)Unser Zuhause




