<$BlogRSDUrl$>
*)Unser Zuhause

Eingewohnungsphase Part II, Hujan Es dan Pelangi

Freitag, August 13, 2004

Ummi cerita:


sand-playing
Hmmm..alhamdulillah akhirnya masa adaptasi mas yahya di TK sudah di jalani dengan baik :), legaa rasanya. Mungkin karena mas yahya ini anak ke dua dan sudah terbiasa bermain bersama dengan emasnya, maka ia tidak begitu banyak mendapatkan kesulitan ketika harus bersosialisasi dengan yang lain :). Cuma ya itu, karena ia anak terkecil di TK-nya, ya masih tersimpanlah sifat yang amat kekanakan semisal gampang ngambek, lari ke sana kemari dan ngga mau diatur :). Tapi ya semoga dengan berjalannya waktu, sifatnya makin bisa diperbaiki.

Alhamdulillah juga hari cukup cerah walau berangin, so akhirnya bisa motretin anak anak yang sedang bermain pasir di Kindergarten--sesuai dengan permintaan tante rieke nih :D--. Sayangnya karena suhu agak sejuk, anak anak ngga bermain basah basahan, jadi belum bisa motoin mereka dengan pancuran airnya :).

Hmm..kalau mas yahya bertemu dengan air dan pasir, waduuhh..pasti baju dan celananya jadi basah dan kotooorr sekali. Namun walaupun bajunya basah, mas yahya akan tetap betah berlama lama di pasir, karenanya umminya dek iie sama sekali ngga ditengok di ruang dalam TK :(. Di TK, mas main perosotan, sepeda, manjat manjat di rumah kayu dll. Menjelang jam 11.30, kami izin untuk pulang ke rumah.

Hari ini juga turun hujan batu es lho. Hehehe..lucu juga, musim panas kok turun hujan es yang bikin ribut..kletak ..kletok..kletak. Emas, emas dan dek iie pada ketawa tawa mendengar bunyi hujan yang mungkin aneh di pendengaran mereka :). Ngga lama kemudian hujan berhenti dan kemudian di sambung lagi dengan hujan beneran, iya..maksudnya bentuk air begitu. Hujan yang bentuknya air ini cukup lama sih, dan alhamdulillah makin membuat suasana sejuk dan adem setelah berhari hari kami menikmati panas yang menyengat.

rainbowYang paling mengesankan lagi, menjelang jam 7 malam emas teriak.."Ummiii...pelangiiii". Wah iya... di langit sore dengan sinar matahari yang keemasan muncul pelangi dengan warnanya yang indah. Walau tidak terlalu besar, cukup membuat emas yusuf dan mas yahya terkesima di balik jendela. "Ummi..pelangi baguss" kata mas yahya. Dan seperti biasa percakapan jadi memanjang karena timbulnya pertanyaan dari emas yang neugirig "Ummi..warum gibt es Regenbogen = ummi..kenapa ada pelangi?", "warum sind die Farbe nur rote, gelb und grĂ¼n = kok warnanya hanya ada merah, kuning, hijau?", "Ummi ..wie macht ALloh diese Regenbogen? = Ummi, gimana sih ALloh mbikin pelangi?", dan mengapa ..gimana lainnya :). Ah, jadi orang tua itu ternyata memang perlu pengetahuan yaa :).